Skripsi why so serious 588x367 Skripsi, Why So Serious?

Di suatu malam yang dinginnya menyengat tulang. Saya berchatting dengan seorang wanita yang merupakan pacar saya sendiri. Dia request tulisan tentang “bagaimana cara meminimalisir stres akibat skipsi”. Akhir-akhir ini dia memang mengalami sedikit gangguan jiwa karena terlalu ngotot mengejar target untuk berfoto dengan menggunakan toga dan menenteng ijazah tepat bulan April 2012. Orang sebut itu wisuda.

Skripsi memang menjadi hal yang sangat mengganggu kesehatan dan membuat jiwa tidak stabil. Penelitian yang dilakukan oleh RIZAL YAN menunjukan bahwa skripsi dapat menimbulkan gangguan metabolisme dan mengakibatkan sistem kekebalan tubuh menurun.

Salah satu hal yang sering menimbulkan stres adalah terlalu serius. Padahal bila seseorang terlalu serius maka yang dia dapatkan adalah kekhawatiran, kecemasan, kebosanan, interaksi sosial yang memburuk, pengambilan keputusan yang kurang logis dan depresi.

Kekhawatiran dan kecemasan. Bila seorang mahasiswa memikirkan skripsinya terlalu serius, mereka akan menggeser titik fokus tanpa sadar. Misalnya, mahasiswa mengerjakan projek skripsi aplikasi mobile berbasis android.

Mahasiswa tersebut lebih mengkhawatirkan bagaimana bila dia tidak lulus tepat waktu seperti yang telah ditargetkan sebelumnya. Mahasiswa tersebut lupa bahwa hal penting yang harus dia pikirkan adalah bagaimana aplikasinya bisa berjalan dan digunakan dengan nyaman.

Kebosanan dan interaksi sosial yang memburuk. Seorang mahasiswa yang bosan dan hampir stres akan lebih sensitif dan mudah marah bila bertemu dengan temannya. Apalagi bila temannya sudah satu langkah lebih maju skripsinya. Belum lagi bila temannya sudah tinggal menunggu wisuda.

Pengambilan keputusan yang kurang logis dan depresi. Anda pernah melihat film 3 idiots? Disana diceritakan mahasiswa semester akhir yang sedang mengerjakan tugas akhir. Projeknya sudah cukup bagus. Kamera pengintai beserta helikopternya. Tapi dosennya bilang projek tersebut belum layak. Karena terlalu serius, mahasiswa ini mejadi depresi dan ditemukan tak bernyawa dengan leher terikat tali dan tergantung.

Semoga Anda bukan termasuk mahasiswa yang terlalu serius hingga memutuskan untuk mengakhiri hidup dengan cara yang mengerikan. Jika anda mempunyai pikiran yang seperti itu, ingatlah orang –orang yang mencintai Anda. Ingat keluarga di rumah. Atau paling gampang ingat saya. Pikirkan tulisan menarik apalagi yang akan ada di RIZALYAN.com esok hari.

Sangat disayangkan ketika Anda memutuskan untuk mengakhiri hidup hari ini dan keesokan harinya muncul tips-tips bunuh diri dengan cara yang sangat menyenangkan dan tidak menimbulkan kematian.

Kita memang harus serius dalam mengerjakan sesuatu, dalam hal ini skripsi tentunya. Tapi terlalu serius juga tidak baik. Saya sarankan bila anda sudah mentok dan tidak ad ide yang mengalir lagi, saya sarankan untuk menghentikan sejenak perkerjaan anda. Menarik nafas panjang. Tahan sebentar dengan tersenyum. Kemudian hembuskan dan mengucapkan “why so serious?”. Lalu bergembiralah.

Hargailah kegembiraan sebagai hal yang penting. Anda harus yakin bahwa kegembiraan bersifat esensial dalam hidup. Setiap hari, tanyakan kepada diri Anda sendiri, “apakah saya sudah bersenang-senang hari ini?”

Sekian dulu, semoga menginspirasi. Pastikan Anda sudah bersenang-senang hari ini. Pastikan Anda juga turut mencerdaskan dan mengharmoniskan kehidupan Bangsa.

Santai kawan!
Rizal Yan Signature 150x300 Skripsi, Why So Serious?

Rizal Yan

Incoming search terms:

skripsi, skripsi animasi, gambar skripsi, skripsi berbasis android, cara berfoto sendiri, bunuh diri karena skripsi, animasi skripsi, gambar why so serious, gambar animasi galau skripsi, foto skripsi, foto cover fb tentang skripsi, cara mengerjakan skripsi, akibat pacaran terlalu serius

2 thoughts on “Skripsi, Why So Serious?

  • February 1, 2012 at 7:20 pm
    Permalink

    gambarnya seremm.. >,<
    well, masalahnya .. rrrr.. u know what honey.. :)

    Reply
  • March 2, 2012 at 9:07 pm
    Permalink

    ijin comot gambarnya ya.. :) saya sertakan linknnya kok. :D

    terimakasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>